Nasi Liwet Dan Sambel Terong

Sebelumnya saya ucapkan rasa syukur Alhamdulillah, karena kemajuan lembaga pendidikan pesantren saat ini semakin maju dan semakin banyak diminati oleh masyarakat, lebih lebih saat pandemi seperti sekarang ini, di saat banyak lembaga pendidikan bingung mencari cara bagaimana agar siswa bisa tetap belajar. Pondok pesantren tetap bisa menjalankan kegiatan belajar mengajar secara normal, tidak heran jika saat ini pesantren sangat banyak diminati. Tentu dengan berbagai kemajuan yang disesuaikan seperti jaman ini.

Sekedar ingin mengajak anda bernostalgia kembali kejaman dulu, di saat pesantren bambu, tembok kusam dan lantai plesteran acian semen yang mengkilat tanpa digosok. Di saat mandi masih antri berjejer, masal sendiri didapur iuran beras di taker pakai gelas, cari kayu bakar di pinggir kali dan lain sebagainya.

Jauh pada saat itu, pendidikan pesantren banyak sekali meninggalkan kenangan, mulai dari cara berpakaian, menu masakan, bahkan mungkin cara bergaul dengan teman. Diantara sekian banyak kenangan, ada salah satu kenangan yang paling berkesan hingga sekarang yaitu Nasi liwet dan sambel terong. Entah karena enak atau memang biar hemat šŸ†šŸ˜€šŸ˜€šŸ˜€

Seperti biasa, anak santri biasanya punya kelompok sendiri untuk membuat masakan, ada 2 bahkan sampai 10 orang, semakin banyak anggotanya maka semakin hemat dan tentu ramai suasananya. Sebelum acara masak dimulai, santri pada iuran beras dengan takeran 1 gelas perorang, setelah itu berkumpul di dapur, kemudian berbagi tugas, ada yang nyuci beras, ada yang cari kayu, ada yang belanja sayur, ada yang membuat bumbu, ada yang menyalakan api. Dan asyiknya lagi adalah sambil nunggu nasi matang biasanya di isi dengan candaan, bernyanyi dan lain sebagainya. Suasana rukun seperti satu keluarga.

Masakan santri saat itu menunya tidak macam macam, cukup nasi liwet sama sambil terong dikasih kelapa gitu saja sama ada terinya sedikit. Tapi hmmmm enaknya minta ampun, setiap kali masak maka langsung habis tanpa sisa. Cara masaknyapun gak begitu sulit, terong di bakar terus di ulek sama sambel yang sudah dibuat sebelumnya. Udah gitu langsung di tumplek di lengser campur sama nasi liwet, dikipasi bentar, kemudian langsung di santap. ,šŸ˜€šŸ˜€šŸ˜€šŸ˜€ā­

Satu pemikiran pada “Nasi Liwet Dan Sambel Terong”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: